Meal Preparation; Mengatur Keuangan Keluarga dimulai dari Urusan Perut
Halo Mamak dan Calon Mamak Pembelajar :)
Menurut wikipedia, meal preparation adalah proses dari merencanakan dan menyiapkan makanan. Nah, perencanaan dan persiapan disini sifatnya short-term yaa, karena kebanyakan orang melakukan #mealprep pada hari Minggu untuk kebutuhan makan di hari Senin-Rabu, dan Kamis untuk kebutuhan makan di hari Jumat-akhir pekan. Ya jelas aja waktunya pendek, toh yang disiapkan biasanya lauk-pauk yang kalau disimpan terlalu lama dalam lemari pendingin pun, pasti kualitasnya tidak akan sama sewaktu keadaannya masih segar.
#mealprep menjadi kesadaran buat saya sendiri setelah memiliki anak pertama *agak telat yaa*. Saat itu, saya menyadari betul bahwa biaya yang harus disiapkan untuk terus-terusan beli makan di luar dengan alasan repot punya bayi itu enggak sedikit. Sehari bisa Rp 100.000 meeeeeennnn! Udah gitu, beli makan di luar pun pasti bosan dengan yang itu-itu saja, terlebih lagi kita gak pernah tau apakah abangnya pas bikin makanan udah cuci tanganatau pake celana atau enggak. Yah, gitulah yaaa pokoknya kita sama-sama tau lah yaaaa, jajan mah boleh, boleh banget, asal gak tiap hari jugak.
Maka kemudian, saya mulai deh tuh suka nitip belanjaan sama ibu saya yang kebetulan tinggal tak jauh dari tempat saya. Belanjaan untuk dua hari biasanya. Sampai pada akhirnya bayi udah agak gedean kita coba belanja ke pasar untuk makan seminggu ke depan, dan hasilnya amazing sekali!
Bahan Apa Saja yang Harus Disiapkan?
Saya biasanya mematok bahan yang harus di stok adalah;
Its not about how much money you make. Its how you save it -anonymous-
Kali ini saya mau berbagi pengalaman soal meal preparation atau yang lebih in disingkat dengan #mealprep. Sebetulnya saya baru tau banget ada istilah ini. Awalnya karena iseng scrool feed IG, dan karena kebanyakan IG yang saya follow adalah tentang cooking, maka muncullah #mealprep atau #foodprep tersebut yang pada akhirnya berujung dengan kepo maksimal.
#mealprep versi saya
Respon Saya Pertama Kali
Respon pertama kali saya adalah; gw mah juga biasa begini dari dulu jugak! Emak-emak kan suka gitu yaaaak. Tapi yang menarik bagi saya adalah justru terletak pada poin; kenapa sih hal lumrah kayak gini harus dibagikan dan apa menariknya? Jawaban sederhana yang juga muncul dari saya sendiri beberapa hari kemudian (nanya ndiri, jawab ndiri) yang biasa saya lakukan adalah hanya-yaudah gitu aja-sekedar persiapan bahan pangan, tanpa perencanaan penyimpanan, dan terlebih tanpa pernah menganalisa keuntungan lanjutan dari kegiatan tersebut (padahal #mealprep itu banyak keuntungannya). Lets we elaborate!
Meal Preparation Adalah
Meal Preparation Adalah
Menurut wikipedia, meal preparation adalah proses dari merencanakan dan menyiapkan makanan. Nah, perencanaan dan persiapan disini sifatnya short-term yaa, karena kebanyakan orang melakukan #mealprep pada hari Minggu untuk kebutuhan makan di hari Senin-Rabu, dan Kamis untuk kebutuhan makan di hari Jumat-akhir pekan. Ya jelas aja waktunya pendek, toh yang disiapkan biasanya lauk-pauk yang kalau disimpan terlalu lama dalam lemari pendingin pun, pasti kualitasnya tidak akan sama sewaktu keadaannya masih segar.
#mealprep menjadi kesadaran buat saya sendiri setelah memiliki anak pertama *agak telat yaa*. Saat itu, saya menyadari betul bahwa biaya yang harus disiapkan untuk terus-terusan beli makan di luar dengan alasan repot punya bayi itu enggak sedikit. Sehari bisa Rp 100.000 meeeeeennnn! Udah gitu, beli makan di luar pun pasti bosan dengan yang itu-itu saja, terlebih lagi kita gak pernah tau apakah abangnya pas bikin makanan udah cuci tangan
Maka kemudian, saya mulai deh tuh suka nitip belanjaan sama ibu saya yang kebetulan tinggal tak jauh dari tempat saya. Belanjaan untuk dua hari biasanya. Sampai pada akhirnya bayi udah agak gedean kita coba belanja ke pasar untuk makan seminggu ke depan, dan hasilnya amazing sekali!
Bahan Apa Saja yang Harus Disiapkan?
Saya biasanya mematok bahan yang harus di stok adalah;
- Bawang merah dan bawang putih (kadang ditambah bawang bombay)
- Cabai (bisa jenis apa saja)
- Sayur-sayuran
- Bumbu dapur
- Protein hewani
- Protein nabati
- Buah-buahan
Lengkap bukan?
Berapa Uang yang Dihabiskan untuk Meal Preparation
Kemudian, mari saya beritahu lagi bagaimana dengan gambaran keuangan untuk persiapan #mealprep versi saya (dua orang dewasa dan satu balita) untuk seminggu, kurang lebihnya begini:
Banyak kan? dan sebanyak-banyaknya budget keluarga kecil saya untuk #mealprep dalam seminggu ini paling-paling menghabiskan Rp 150.000 jarang sampai menyentuh angka Rp 200.000
Ribet ya Kalau Harus Meal Preparation?
Saya gak mau boong, jawabannya iya pasti ribet. Eits, tunggu dulu, sejauh ini saya merasanya ribetnya hanya sehari aja. Musti ke pasar, nyiangin bahan, dan nyusun ke dalam kulkas itu lumayan memakan waktu dalam sehari. Oleh karena itu, #mealprep emang perlu latihan dan pembiasaan. Dulunya saya juga mulai dari dua hari sekali, kemudian meningkat seminggu dua kali, lalu seminggu sekali, inipun setelah melalui belajar tips dan trik menyimpan makanan dalam kulkas yang terkadang realita baca di internet gak semuluspaha cherrybelle kenyataannya.
Mulai juga dengan menu-menu sederhana, dan waktu makan yang memang urgent alias mepet macem sarapan. Ntar kalo udah jago, nah, baru deh pasti asyik ber-eksplorasi melalui seni yang bernama #mealprep ini. Toh, semua mulainya dari hal kecil dulu bukan? Baru lama-lama jadi kebiasaan. Apalagi referensi soal #mealprep di internet tuh buanyaaaak kali lah.
Hikmah Meal Preparation
So, hikmah dari tulisan panjang lebar ini adalah; kalau pusing ngatur keuangan sendiri maupun keluarga, mulai aja dulu dari urusan perut. Karena urusan perut apalagi bagi yang sudah berkeluarga (makin banyak yang diurusin) adalah sesuatu yang sifatnya harus ada setiap hari, bukankah lebih baik dengan matang direncanakan? Toh, jodohyang masih jauh aja kita harus merencanakannya kaaaan *eaaaak*
Semoga bermanfaat Mak!
Berapa Uang yang Dihabiskan untuk Meal Preparation
Kemudian, mari saya beritahu lagi bagaimana dengan gambaran keuangan untuk persiapan #mealprep versi saya (dua orang dewasa dan satu balita) untuk seminggu, kurang lebihnya begini:
Dari belanjaan saya tersebut, kira-kira saya bisa membuat menu berikut ini;
Bahan Harga Bayam 2 ikat Rp 2000 Kangkung 2 ikat Rp 2000 Sayur asem se-plastik Rp 5000 Ayam seekor Rp 38000 Ikan tuna ¼ kg Rp 18000 Cuek tongkol 1 keranjang Rp 10000 Bawang merah Rp 5000 Bawang putih Rp 5000 Cabai (keriting + rawit) Rp 5000 Tomat Rp 3000 Alpukat 1 kg Rp 28000 Tambahan: Telur ¼ kg Rp 6500 Bumbu dapur paketan Rp 2000 Tahu putih 1 plastik Rp 3000 Total Rp 132500
- Sayur Kangkung
- Sayur Bayam
- Sayur Asem
- Cuek tongkol sambal matah
- Tuna krispi saus inggris
- Ayam ungkep bumbu kuning
- Ayam goreng balado
- Telur kecap sambal iris
- Tahu goreng
- Jus alpukat
- Kaldu ayam (mpasi)
- Bubur ayam telur bayam (mpasi)
- Bubur ikan tuna jagung kacang panjang (mpasi)
- Bubur ayam tahu labu siam (mpasi)
Banyak kan? dan sebanyak-banyaknya budget keluarga kecil saya untuk #mealprep dalam seminggu ini paling-paling menghabiskan Rp 150.000 jarang sampai menyentuh angka Rp 200.000
Ribet ya Kalau Harus Meal Preparation?
Saya gak mau boong, jawabannya iya pasti ribet. Eits, tunggu dulu, sejauh ini saya merasanya ribetnya hanya sehari aja. Musti ke pasar, nyiangin bahan, dan nyusun ke dalam kulkas itu lumayan memakan waktu dalam sehari. Oleh karena itu, #mealprep emang perlu latihan dan pembiasaan. Dulunya saya juga mulai dari dua hari sekali, kemudian meningkat seminggu dua kali, lalu seminggu sekali, inipun setelah melalui belajar tips dan trik menyimpan makanan dalam kulkas yang terkadang realita baca di internet gak semulus
Mulai juga dengan menu-menu sederhana, dan waktu makan yang memang urgent alias mepet macem sarapan. Ntar kalo udah jago, nah, baru deh pasti asyik ber-eksplorasi melalui seni yang bernama #mealprep ini. Toh, semua mulainya dari hal kecil dulu bukan? Baru lama-lama jadi kebiasaan. Apalagi referensi soal #mealprep di internet tuh buanyaaaak kali lah.
Hikmah Meal Preparation
So, hikmah dari tulisan panjang lebar ini adalah; kalau pusing ngatur keuangan sendiri maupun keluarga, mulai aja dulu dari urusan perut. Karena urusan perut apalagi bagi yang sudah berkeluarga (makin banyak yang diurusin) adalah sesuatu yang sifatnya harus ada setiap hari, bukankah lebih baik dengan matang direncanakan? Toh, jodoh
Semoga bermanfaat Mak!


Komentar
Posting Komentar