Belajar Bijaksana

Rutinitas dan kesibukan memang telah membuat semua orang jadi serba terburu-buru, termasuk ketika akan berangkat kerja. Bayangan akan tugas2 di kantor, rapat, bertemu klien, dan segudang PR lainnya yang harus segera diselesaikan tanpa disadari membuat orang tertekan dan ingin segera menyelesaikannya. Terlebih berhadapan dengan sebuah fenomena tiada akhir bernama; macet

Pagi ini rasanya malu, ketika melihat dua orang ibu muda yang sama-sama tengah mengandung anaknya adu mulut hanya karena merasa buru-buru ingin cepat sampai kantor tapi buru-buru juga ingin merasakan duduk di angkutan transjakarta.

Transjakarta selalu jadi moda transportasi yang super sibuk setiap hari nya mengangkut hilir-mudik penumpang yang bahkan mulai beraktivitas lebih pagi ketimbang jadwal Transjakarta beroperasi. Tapi ingatlah, ingat bahwa kalau saja semuanya tertib, tidak memaksakan kehendak masing-masing, dan bijaksana menyikapi keadaan, pasti keributan seperti ini bisa dihindari. 

Malu lah, malu ketika dulu waktu kecil selalu diajarkan tertib dan saling berbagi, mengapa orang-orang dewasa kini justru sulit menerapkannya. Sikut kanan-sikut kiri. Ingatlah bahwa

Jakarta memang terlalu sempit untuk dihuni dengan penduduk sebanyak ini. Maka, tertiblah sebagai pengguna fasilitas umum dan berbagilah dengan sesama penggunanya. Belajarlah bijaksana.


Gambar Halte Transjakarta Pinang Ranti, sumber: www.google.com

Komentar

Postingan Populer